between hate and love. You realize that?
3 situasi:
1. Teman saya yang waktu itu baru jadian dengan teman SMPnya. Waktu itu saya inget banget dia waktu cerita sumringaaahh benerr.. Crita gimana pdktnya, nembaknya, bbmnya ditunjukin juga. Sangking dimabuk cintanya, kala itu, twitter udah seperti ladang puisi dan gombalan antara dia dan pacarnya. Sampe yahh rada2 eneg juga bacanya. Haha.. Saat itu saya udah bilang, jangan terlalu berlebihan, nanti kalau ada apa2 bisa sakit banget. Hemm.. turns out they broke up. Yep. What was worse than that? Mereka saling delete bbm, unfollow twitter.
2. Sebut saja kenalan saya. Ketika baru jadian juga, profile picture facebook selaluuu update berduaan dengan background dan pose yang beda-beda. Begitu juga dengan blognya. Selalu menggambarkan betapa sweetnya jalinan kisah kasih mreka. *tsaaah. Skarang? Blog+twitternya selalu mengandung curcolan betapa menyesalnya dia pernah jadian.
3. Teman SMA saya. Jadian memang cuma sebentar, dan ditinggal LDR pula. Saling berlomba mencari hadiah terbaik untuk pasangannya, mesra, dan lain2. Putus juga. Facebook deleted. Not as tragic as the two above. But still an example.
Do you realize how thin is the limit between love and hate? And it's so heart breaking to see that. But hey, probably that's life, and that's how we learn about growing up :)
No comments:
Post a Comment