Monday, February 13, 2012

Not gonna be a saint among these evils

Panjaang bener judulnya. Ahaha.. sebenernya saya mau nulis ini di tweet awalnya. Tapi setelah disimak dan ditelaah, kok tweet2 saya isinya kebanyakan nyinyir dan bete dan negatif2 gitu, kakaka... Jadinya yuwislah disuratkan disini saja.

Kadang kalau mau menuliskan ssuatu yang bnar2 dari dalam hati itu, takut, sungkan, malu, ntar ktauan apa isi hati yang sebenernya. Tapi sebenernya lagi, saya akan sangat merasa nyaman untuk berbagi dengan teman yang mengerti akan hal2 dalam hati saya, seburuk apapun itu, dan ngga terlalu nge-judge. Karena pd dasarnya nobody is a saint, am I right? You can pretend to be one, but I'm sure as hell that you are not even close to that *haish tajem*

Saya pernah dengar suatu hal dari orang yang saya tuakan, bahwa nantinya di dalam kehidupan itu, orang tidak akan bisa selamanya idealis. Tentunya seiring dengan berjalannya waktu, dia akan mengerti, kita ngga bisa jadi malaikat di tengah2 setan selamanya. Bukan berarti kita ngga bisa memegang prinsip. Tentunya bisa sekali, tp ini bukan soal prinsip. Ini lebih ke soal "mati konyol". Not letting people look down on you, or think that you're not a bit more than them. Stand on your feet and say, "hell, I can conquer you easily if I want. I just never show it off, and now I will"

No comments:

Post a Comment