Sunday, June 24, 2012

Dare to make a move?

Pagi ini baca milis, seorang alumni menyampaikan informasi mengenai kesempatan bekerja di kapal seismik. Kebetulan beberapa minggu lalu saya baru saja dari kapal seismik, sekedar menjadi "observer" beberapa hari, sekalian belajar, apa aja sih bagian2 penting dalam kapal tersebut? Gimana organisasinya? Apa tanggung jawab tiap kru kapal? Bagaimana mekanisme akuisisi seismik itu berjalan? Dst..dst..

Entah karena saya di kapal itu cuma 2 hari aja, tapi saya merasa kalau bekerja di kapal seismik seperti itu kelihatannya asik sekali. Pertama, kapal itu tuh baguus menurut saya. Kamarnya oke, ada TV di setiap kamar (walaupun memang channelnya diatur dari pusat. Jadi di tiap kamar cuma bisa 2 channel aja). Lalu makanan pun terjamin, chefnya setiap hari nyediain makanan udah macem di hotel aja. Ruang rekreasinya mantep. Ada 3 ruang rekreasi (1nya smoking room), dan di dalamnya tersedia alat musik, game (Wii, playstation), dvd player+dvdnya, buku2 bacaan, daan lain sebagainya. Masih belum saya sebut, di dalam itu ada gym (alatnya cukup lengkap untuk ukuran gym di kapal), dan sauna. Oh ya, ada juga kolam renang seadanya. Lebih seperti empang sebenernya, tapi oke lah kalo emang beneran mau berenang2 lucu.
Sebenernya dari keseluruhan itu, ada 1 lagi yang menurut saya menarik, krunya. Kru disitu juga menyenangkan dan beradab. Kenapa saya bilang beradab? Haha.. Ya karena walaupun kami wanita ini merupakan hal yang cukup 'langka', tapi mereka normal2 aja kok perilakunya. Bener2 berbeda kalau dibandingkan dengan kru pemboran. Ups.. hehehe.. Gak ding, kru pemboran juga sebenernya baik2 semua, tapi kalau "baru kenal" agak2 serem juga hihi

Satuu lagi hal yang sangat menarik kalau memang mau kerja di lapangan: Salary
Saya sebenernya ngga seberapa tau jelas berapa pendapatan kru kapal untuk bagian seperti saya ini. Kalau saya kerja di kapal, kemungkinan besar saya akan dipekerjakan sebagai data QC atau bagian processing data. Setau saya dari seorang teman, temannya dia di kantor yang sekarang (wanita) dulunya bekerja di kapal selama 2 tahun kalau tidak salah. Balik dari kerja di kapal, langsung beli rumah kontan 2M. Hem.. cukup menggiurkan. Hehehehe...

Dari semua hal2 menarik di atas, tentunya ada juga hal2 yang menjadi second thought. Apa aja?
1. Kemungkinan untuk merasa bosan/jenuh itu sangat besar. Mengingat jadwal kerja 5 minggu ON dan 5 minggu OFF. Selama 5 minggu, all you can see : your friends on the vessel, and the sea itself. Dengaan jadwal yang seperti itu terus setiap harinya. Ketika jadwal OFF? Mau jalan dengan sapa? Teman2 yang lain sibuk kerja di hari biasa. Hmm..
2. Pekerjaan yang dilakukan itu2 saja. Kalau skarang saya bekerja di kantor, most likely saya sudah diarahkan akan mengerjakan apa saja, belajar apa saja (contohnya juga saya bisa ke lapangan sewaktu2 ketika ada operation yang ingin saya pahami), dan tidak akan terpaku mengerjakan hal yang sama terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Yang mana juga katanya, ketika pekerjaan yang kamu lakukan hanya itu saja, walaupun pengalaman sudah bertahun2, ya nantinya ketika akan pindah haluan, tetap yang dihitung hanya pengalaman di bidang spesifik itu saja. Sedangkan pengalaman lainnya? Masih dianggap 0.

Terlepas dari pro dan kontra dalam pikiran saya, saya sempat berpikir pagi hari ini (ketika membaca milis tersebut), apakah saya akan menjadi orang yang berani menjalani suatu perubahan?
Ketika tidak menilai pro dan kontranya, mungkin yang menjadi imajinasi 'liar' saya (tsaelah imajinasi liar), adalah berhenti dari pekerjaan yang sekarang, pindah haluan untuk bekerja di kapal, nabung banyak2, lanjut sekolah, dan kemudian kembali mencari pekerjaan kantoran seperti sekarang ini :)

What a wild, exciting, and 'seems to be easy' dream. Tapi kembali lagi.. Would I dare to make a move? Not sure enough.. *grin*
Beside, there are many ways to go to Rome..  I may chase my dream using different path ways, maybe..*grin again*

No comments:

Post a Comment