Tuesday, November 29, 2011

Passion, Dream, Whatever U Call It

I have this one dream,
and I really want to pursue it one day.
I know I will
I know I will =)

Thursday, November 17, 2011

BO RI NG


Jadi inget dulu pas SD dikasi tau kalo "boring" tuh artinya membosankan. Kalo bosen tuh "bored". Tapi banyak orang suka salah ngomongnya, "I'm boring". Well, mungkin ga salah juga ya.. Kalo gitu mah, tinggal jawab aja.. "Yes, you are" :p

Saya ngobrol ke salah seorang kolega *tsah* di kantor, kalo saya suka gampang bosen.
"I'm getting bored easily"
"That's because you're too bright" >> ini kaga nambah2in loh :"> | "I read that people with high IQ get bored easily. Me too" >>lah bagian ini si deske jadi muji dirinya sendiri

Kalo keadaan lagi aman damai tentram gini jadinya gampang bosen. Kayak ngga ada challenge gituh. Halah..
Tapi ntar disuguhin masalah, nangiiss.. *iya juga sih*
http://www.toonpool.com/cartoons/

Jadi bingung eike maunya sebenernya apa.

Tuesday, November 15, 2011

I mean it

Pagi ini saya kalaap.. Pagi2 udah ada surprise bday party untuk admin team di kantor. Temen kantor yang lain sudah membawa macam2 makanan, mulai dari cheese cake, lumpia, rujak, dan saya masi nemplok pula di kubikel admin lainnya yang membawa kue pancong. "-_- what a beautiful life, but dangerous for your stomach..
Pagi ini juga seorang temen kantor yang lain, a white man, manggil2 saya trus nunjukin foto anaknya. "here it is, little grace"
Yang mana, not trying tu be rude, but I was just being silent without knowing what to say. Should I say, "how beautiful she is", which I didn't think so. I think it's just so so..
Dan tiba2 hal itu membuat saya kembali berpikir, "I don't say something I don't mean". You got the point, right?
Mungkin ada beberapa umat manusia yang seringkali berusaha nice dengan memuji2 orang lain atau mengatakan hal2 yang menyenangkan (which I don't know they really mean it or not, or maybe mreka emang se-nice itu luar dan dalamnya, ya ndak tau juga :D)
But seeing somebody acts nice while deep inside I know he/she is not, just makes me sick.
When I say something nice in front of people, I know it is from my heart, I know I wanted to say it..

udah, cuma itu aja sih :D

Wednesday, November 9, 2011

Listen to this

I've made up my mind,
Don't need to think it over
If I'm wrong, I am right
Don't need to look no further,
This ain't lust
I know this is love
But, if I tell the world
I'll never say enough
'cause it was not said to you
And that's exactly what I need to do
If I end up with you

Should I give up,
Or should I just keep chasin' pavements?
Even if it leads nowhere
Or would it be a waste
Even if I knew my place
Should I leave it there
Should I give up,
Or should I just keep chasin' pavements
Even if it leads nowhere

I build myself up
And fly around in circles
Waitin' as my heart drops
And my back begins to tingle
Finally, could this be it

Or should I give up
Or should I just keep chasin' pavements
Even if it leads nowhere
Or would it be a waste
Even if I knew my place
Should I leave it there

Should I give up
Or should I just keep chasin' pavements
Even if it leads nowhere
 
Or would it be a waste
Even if I knew my place should I leave it there
Should I give up
Or should I just keep on chasin' pavements
Should I just keep no chasin' pavements
Ohh oh
Diputer berjuta-juta kali di bb. Belom eneg sampe detik ini. Nanti mungkin ya.. Hehe..
Cocok tapi sama keadaan hati #tsahh

Tuesday, November 8, 2011

Dunia Internet yang Kejam, Tak Sekejam Penggunanya

Siapa yang diuntungkan dengan keberadaan internet sekarang ini? Let's say "too many!" It's obvious. Bayangkan kalau tahun ini masi belum ada yang namanya internet, mungkin saya gaulnya sama orang di sekitar saya aja, plus keluarga. Ya ditambahin temen2 deket jaman SMA, tapi mungkin sekali dua kali aja keep in touch. Tapi sekarang? Ada facebook, twitter, BBM, daan lain lainn.. Yang mana kadang saya merasa sama skali ngga ada jarak di antara dua insan #tsaah
Tapi beneran deh. Apalagi yang namanya BBM dan twitter, bener2 membuat saya selalu updated dengan kabar2 kawan saya dimanapun mereka berada. Bahkan, kadang saya lebih tau tentang A dibandingkan teman si A yang lokasinya berdekatan dengannya. Amazing? Absolutely.

Namun, gak semuanya itu indah. Semakin kita "eksis" di jagat raya internet, maka smakin berhati-hatilah. Istilahnya tuh, people so easily find out something about you. Bisa itu hal positif, maupun negatif. Kalau negatif? Dan ada bukti2 di dalamnya? Done. Habis. Titik. All you can do is facing the whole messed up things in front of you.

Bingung sebenernya saya ini ngomong apa?
Hehe.. Sebenernya baru2 ini saya mendengar cerita seorang teman, mengenai temannya yang lain, yang cukup memiliki masalah berat. Setelah saya mendengarnya, well.. itu memang betul2 berat, yang mana kalo saya berada di posisinya, saya tidak tau apakah saya masih mampu bertahan. Let's say, orang ini memiliki masalah dengan orang lain, yang menyebabkan dirinya "dihancurkan" di dunia internet. Foto2 (asli), ditambah dengan kata2 fitnaan dijadikan satu dan disebarkan ke penjuru internet, kolega, temannya teman, dan semuanya. Which is, super mean, you know? Pertama, saya ngga habis pikir ada orang se-nekat dan se-kejam itu. Well, but they do, exist. Saya juga pernah bermasalah dengan orang2 di dunia internet, yang mana setelah saya pikir2, mereka belum sampai se-freak itu. Tapi hal itu cukup memberikan saya pelajaran untuk lebih hati2 dan bijak dalam menggunakan sarana komunikasi ini.

Jika ada hal2 yang ingin saya tekankan (tsaelah) di sini,
1. Don't you ever make a secret that will destroy you one day, or if you ever do, make it clean - without any proves
2. Be wise on the internet. You might think someone doesn't know your activities (blog, status update), but believe me, it SO damn easy to track all of your "footprint" on it. Sometimes you'll get so surprised realizing someone you barely know, knows so much about you

Sunday, November 6, 2011

It'a very thin line

between hate and love. You realize that?
3 situasi:

1. Teman saya yang waktu itu baru jadian dengan teman SMPnya. Waktu itu saya inget banget dia waktu cerita sumringaaahh benerr.. Crita gimana pdktnya, nembaknya, bbmnya ditunjukin juga. Sangking dimabuk cintanya, kala itu, twitter udah seperti ladang puisi dan gombalan antara dia dan pacarnya. Sampe yahh rada2 eneg juga bacanya. Haha.. Saat itu saya udah bilang, jangan terlalu berlebihan, nanti kalau ada apa2 bisa sakit banget. Hemm.. turns out they broke up. Yep. What was worse than that? Mereka saling delete bbm, unfollow twitter.

2. Sebut saja kenalan saya. Ketika baru jadian juga, profile picture facebook selaluuu update berduaan dengan background dan pose yang beda-beda. Begitu juga dengan blognya. Selalu menggambarkan betapa sweetnya jalinan kisah kasih mreka. *tsaaah. Skarang? Blog+twitternya selalu mengandung curcolan betapa menyesalnya dia pernah jadian.

3. Teman SMA saya. Jadian memang cuma sebentar, dan ditinggal LDR pula. Saling berlomba mencari hadiah terbaik untuk pasangannya, mesra, dan lain2. Putus juga. Facebook deleted. Not as tragic as the two above. But still an example.

Do you realize how thin is the limit between love and hate? And it's so heart breaking to see that. But hey, probably that's life, and that's how we learn about growing up :)